Selasa, 23 Februari 2010

EKOSISTEM



Komponen Ekosistem, Peran, dan Interaksinya kelas 1 bab 7
     
Ekosistem

·         Lingkungan : segala sesuatu yg terdapat di sekitar makhluk hidup
·         Habitat : tempat hidup alamiah makhluk hidup
·         Komponen Abiotik : benda benda tak hidup
·         Komponen Biotik : makhluk hidup
·         Ekosistem : hubungan timbal balik antara makhluk hidup dgn komponen abiotiknya dalam suatu kesatuan tempat hidup
·         Ekologi : ilmu yg mempelajari hubungan timbal balik
·         Tersusun atas :
o      Individu (makhluk hidup tunggal)
o      Populasi (kumpulan individu sejenis yg hidup di suatu daerah)
o      Komunitas (seluruh populasi makhluk hidup di suatu daerah)
·         Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem terdiri dari :
o      Ekosistem alami (ekosistem yg terbuat secara alami) : laut, rawa
o      Ekosistem buatan (ekosistem yg sengaja dibuat manusia) :waduk, kolam
·         Bioma : ekosistem darat yg mencakup daerah luas
·         Biosfer : ekosistem dunia
·         Komponen ekosistem
Komponen Biotik
o      Produsen : makhluk hidup yg mampu menghasilkan makanan sendiri.
Contoh : tumbuhan yg mampu fotosintesis
o      Konsumen : makhluk hidup yg tdk mampu membuat makanan sendiri.
Terdiri dari :
konsumen tingkat 1 (memakan langsung tumbuhan)
konsumen tingkat 2 (memakan konsumen tingkat 1)
konsumen tingkat 3 (memakan konsumen tingkat 2)
Contoh : hewan dan manusia
o      Pengurai : makhluk hidup yg menguraikan zat-zat yg terkandung dalam
sampah dan sisa makhluk hidup mati
Komponen Abiotik
o      Air
o      Tanah
o      Udara
o      Cahaya matahari
·         Organisme autotrof : organisme yg mampu membuat makanannya sendiri. Contohnya adalah tumbuhan yg mampu fotosintesis. Proses fotosintesis :







·         Organisme hetorotrof : organisme yg tdk mampu membuat makanannya sendiri. Contohnya adalah :
o      Hewan : dpt dibedakan menjadi (herbivora, omnivora, karnivora)
o      Tumbuhan Heterotrof : tumbuhan yg tdk memiliki klorofil
o      Jamur
o      Manusia

Hubungan Saling Ketergantungan

Ketergantungan komponen biotik dan komponen abiotik
·         Pengaruh air terhadap makhluk hidup
·         Pengaruh udara terhadap makhluk hidup
·         Pengaruh tumbuhan terhadap tanah dan  udara
·         Pengaruh cacing terhadap kesuburan tanah

Ketergantungan antara produsen, konsumen, dan pengurai
·         Rantai Makanan
o   Peristiwa makan dan dimakan dgn urutan dan arah tertentu
o   Dimulai dari tumbuhan (produsen) dan terus sampai konsumen tingkat 3
o   Contoh rantai makanan :








·         Jaring-jaring makanan
o   Sekumpulan rantai makanan yg saling berhubungan
o   Contoh jaring-jaring makanan




 

·         Piramida makanan
o   Bentuknya menggambarkan komposisi rantai makanan yg semakin ke atas massanya semakin kecil
o   Hal ini terjadi agar dlm ekosistem ada keseimbangan yg mantap
o   Tingkatan pada piramida makanan disebut tingkat trofik
o   Pada piramida makanan, jumlah produsen > konsumen
·         Arus energi
o   Perpindahan energi dalam rantai makanan
o   Contoh :
Sebagian energi  matahari à Sebagian energi tumbuhan à  Sebagian energi konsumen tingkat 1 à  Sebagian energi konsumen tingkat 2 à  sebagian energi konsumen tingkat 3 à sebagian energi pengurai à tumbuhan
·         Siklus daur materi
o   Lingkaran materi yg beredar dari lingkungan, masuk ke tubuh makhluk hidup dan kembali lagi ke lingkungan.
o   Contoh : materi berupa gas, akan masuk ke tubuh makhluk hidup dan keluar lagi ke lingkungan
·         Siklus oksigen
o   Tumbuhan hijau menghasilkan oksigen
o   Oksigen dihirup hewan manusia, dll.
o   Karbon dioksida dihembuskan hewan manusia, dll.
o   Tumbuhan mengambil karbon dioksida utk menghasilkan oksigen (fotosintesis)
·         Siklus karbon
o   Karbon dioksida digunakan tumbuhan utk fotosintesis
o   Karbon dioksida kembali lagi ke udara melalui pembakaran, respirasi makhluk hidup, dll.
·         Siklus air
o   Air turun melalui hujan ke laut
o   Air terserap ke tanah, lalu mengalir ke lautak
o   Air laut menguap menjadi awan
o   Awan terbawa oleh angin lalu menjadi hujan

Pola Interaksi Organisme

·     1. Interaksi Netralitas: hubungan antara dua jenis organisme yang berbeda yang tidak saling mempengaruhi, contohnya antara ikan dan katak pada ekosistem kolam.
     2. Interaksi Predasi: hubungan antara dua jenis organisme berbeda dimana  yang satu sebagai pemangsa (predator) dan yang lain sebagai mangsanya, contohnya  antara singa dengan zebra, ular dengan tikus, elang dengan kelinci dll
     3. Interaksi Kompetisi: hubungan antara dua jenis organisme yang saling bersaing  dalam mencari makan, tempat bernaung, mencari pasangan dll, contohnya  persaingan macan dengan harimau dalam memperebutkan mangsanya, persaingan ular dengan elang dalam memangsa tikus dll
     4. Interaksi simbiosis, meliputi:
     Simbiosis Mutualisme : cara hidup bersama antara dua jenis organisme yg berbeda dan salig menguntungkan. Contoh :
o   Kerbau dgn burung jalak (burung jalak memakan kutu kerbau)
o   Lumut kerak (ganggang berfotosintesis, jamur mencari air dan mineral)
o   Jamur dgn akar tumbuhan. Hubungannya disebut mikoriza


·  Simbiosis Parasitisme : cara hidup bersama antara dua jenis organisme, yg satu mendapatkan keuntungan sedangkan yg lain dirugikan. Organisme yg mendapatkan keuntungan disebut parasit, sementara yg dirugikan inang.
o   Benalu pada tumbuhan inang
o   Kutu rambut dg manusia

·         Simbiosis komensalisme: cara hidup bersama antara dua jenis organisme yg berbeda, organisme yg satu tdk mendapat keuntungan, sedangkan yg lain tidak untung ttp jg tidak rugi
o   Ikan remora dgn ikan hiu
o   Anggrek atau paku-pakuan yg menempel pada pohon

Interaksi Antibiosis: hubungan antara dua  jenis organisme, dimana  yang satu  menekan  pertumbuhan yang lainnya. contohnya  pertumbuhan  jamur  penisilium  yang tumbuh pada  roti  dan menekan  pertumbuhan  bakteri atau  jamur lainnya.

Senin, 08 Februari 2010

 PEWARISAN SIFAT


Standar Kompetensi:

Memahami sistem organ pada manusia dan kelangsungan makhluk hidup

Kompetensi Dasar:

Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat dan penerapannya.

-       
-       
I.    Pengertian
-    Genetika adalah Ilmu yang mempelajari penurunan sifat/ciri orangtua yang diwariskan kepada keturunannya.
-    Faktor pembawa sifat ditentukan oleh:
o  Kromosom yaitu
Kromosom pada manusia ada dua macam, yaitu

1)  Kromosom tubuh (Autosom) berjumlah 22 pasang yang bersifat diploid (selalu berpasangan/2n)
2)  Kromosom seks (Gonosom) berjumlah sepasang yang bersifat haploid (tidak berpasangan). Kromosom ini berperan menentukan jenis kelamin pada keturunan.

o  Gen yaitu penentu sifat yang terletak di dalm kromosom. Gen disebut juga  DNA.

II.   Istilah-istilah dalam penurunan sifat

1.   Parental (P) yaitu induk atau tetua.
2.   Filial (F) yaitu keturunan/ individu hasil persilangan.
3.   Dominan yaitu sifat yang muncul dari salah satu induknya yang mengalahkan /menutupi sifat yang lain.
4.   Resesif  yaitu sifat yang tidak muncul atau dikalahkan oleh sifat yang lain
5.   Intermediat  yaitu sifat campuran kedua induk yang muncul pada keturunan.
6.    Genotipe yaitu susunan atau komposisi gen yang menentukan sifat-sifat pada individu, tidak tampak dari luar hanya berupa simbol huruf berpasangan. Contoh: TT untuk tinggi dan tt untuk pendek.
7.   Fenotif yaitu sifat yang tampak dari luar, seperti hidung mancung, rambut lurus, dan sebagainya.
8.   Homozigot yaitu pasangan gen dengan alel yang sama. Gen dominan dinyatakan dengan huruf besar (AA, HH) dan gen resesif dinyatakan dengan huruf kecil (aa, hh).
9.   Heterozigot yaitu pasangan gen dengan alel tidak sama, contoh Aa, Rr, dan sebagainya.
10.   Hibrid yaitu hasil persilangan antara dua individu yang berbeda sifat.

III. Macam-macam persilangan
a)  Monohibrid adalah persilangan dengan satu sifat beda, contoh marmut hitam (HH) disilangkan dengan marmut putih (hh)
b)  Dihibrid adalah persilangan dengan dua sifat beda, contoh marmut hitam ekor panjang (HHPP) disilangkan dengan marmut putih ekor pendek (hhpp)
c)  Polihibrida adalah persilangan dengan banyak sifat beda.

IV. Perbandingan hasil persilangan
-      Gregor Mendel disebut Bapak Genetika karena dia yang pertama kali melakuikan percobaan pewarisan sifat ini dengan menggunakan kacang ercis (Pisum sativum).
-    Percobaan Mendel menghasilkan perbandingan::
o  Persilangan 2 individu dengan 1 sifat  beda (monohibrid) dominan penuh à hasil keturunan dengan perbandingan fenotif  3 :1 dan genotif 1:2:1.
o  Persilangan 2 individu dengan 1 sifat beda, intermediat à hasil keturunan deengan perbandingan fenotipe 1:2:1 dan genotif 1:2:1
o  Persilangan 2 individu dengan 2 sifat beda à hasil keturunan dengan perbandingan fenotipe 9:3:3:1
 

Dokument by Budi Abduchalek 2009 © Designt by LIB 003 004 2008-2009

Back to TOP